Dua Karyawan Tertimbun Longsor, Direktur GMF Aeroasia Berbelasungkawa

MONITOR, Tangerang – Kabar duka datang dari Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia, anak usaha dari PT Garuda Indonesia. Dua karyawannya yang bekerja di bagian keuangan menjadi korban keganasan longsor underpass bandara Soekarno-Hatta.

Korban bernama Dianty Diah Ayu Cahyani Putri (24) bersama Mutmainah Syamsuddin (25). Keduanya mengendarai mobil Honda Brio bernomor polisi A 1567 AS, selepas pulang kerja.

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta diketahui merupakan satu-satunya jalur yang biasa digunakan korban untuk pulang. 

Dari informasi yang didapat, saat mobil korban melintas dinding sebelah kiri ambruk. Kedua korban terjebak di dalam mobil dan tertimbun material longsor serta reruntuhan beton underpass. Selama 13 jam menunggu, korban akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

Sayangnya, Putri menghembuskan nafas terakhir di RS Mayapada, Tangerang. Ia sempat mendapatkan perawatan sekitar tiga jam sekitar pukul 03.00 dini hari. Sementara rekannya, Mutmainah dikabarkan dalam kondisi membaik di RS Siloam Karawaci.

Terkait musibah ini, pihak GMF Aeroasia turut berduka cita dan menyesalkan insiden nahas ini terjadi pada karyawannya. "Korban meninggal di RS Mayapada, kami berduka, memang ini takdirnya Allah. Kita tidak bisa menolak kehendak Allah," ujar Direktur Keuangan Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia, Insan Nurcahyo seperti diberitakan CNN TV, Selasa (6/2).