Negosiasi Satu Tarif Tol JORR Diperkirakan Rampung Februari

Direktur Operasional II Jasa Marga Subekti Syukur

MONITOR, Jakarta - Integrasi satu tarif Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) satu tahun sudah dicanangkan, namun hingga kini belum terealisasi diduga lantaran beberapa Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) belum menemui kesepakatan. 

"Khusus untuk JORR harusnya ada satu sistem pentarifan. Cuma kan itu terdiri dari beberapa BUJT, ada HK (Hutama Karya), Jasa Marga ada beberapa ruas. Kalau ini dijadikan satu, harus menghitung porsi bagian pendapatannya. Ini sedang dalam proses," kata Direktur Operasional II Jasa Marga Subekti Syukur di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Kamis (8/2).

Lebih lanjt Subekti menjelaskan, negosiasi antar BUJT ditargetkan rampung sepanjang tahun 2018, diperkirakan Februari ini. Dimana selain ruas milik Jasa Marga, Tol JORR  dikelola PT HK, PT Jakarta Lingkar Barat dan PT Marga Lingkar Jakarta.

Kendati ditargetkan rampung dalam waktu dekat, Subekti memaklumi lamanya proses negosiasi lantaran setiap BUJT tentu enggan merugi. Lantaran selain tarif tidak bisa ditentukan oleh pengembang karena ada willingness surve juga akan ada kenaikan tarif di rute jarak dekat. 

Kenaikan tarif tersebut lah yang diharapkan memicu penurunan jumlah kendaraan hingga 25 persen. "Pasti turun antara 15-25 persen untuk jarak-jarak dekat. Berdasarkan story untuk Tangerang dan Jagorawi lalu, jarak-jarak dekat biasanya turun 15-25 persen. Nah kita harapkan yang turun ini pindah ke angkutan umum supaya tolnya tetap lancar," terangnya.  

(hans)

Terpopuler