Kader Golkar Kena Ciduk KPK Lagi, Nusron : Mau Alasan Apapun Kita Tidak Bisa Terima

Nusron Wahid (foto : merdeka.com)

MONITOR, Jakarta - Partai Golkar kembali mendapat cambukan usai kadernya yang juga Bupati Subang, Imas Aryumningsih dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) Selasa malam (13/2). Alıh-alih ingin merubah citra diri sebagai partai bersih, DPP Partai berlambang pohon beringin itu malah dibuat malu kadernya sendiri.

Koorbid Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Jawa dan Kalimantan DPP Partai Golkar, Nusron Wahid angkat bicara terkait OTT tersebut. Nusron menegaskan Partai Golkar tidak akan mentolerir setiap tindakan yang koruptif, apalagi yang terkena OTT oleh KPK, dengan alasan apa pun.

Partai Golkar lanjut pria yang menjabat Kepala BNP2TKI itu pasti akan mengambil tindakan yang keras dan sanksi yang sebesar-besarnya bagi kader yang malakukan tindak pidana korupsi, sesuai dengan semangat Golkar bersih.

"Mau alasan apa pun kita tidak bisa terima. Kita tidak main-main dengan isu Golkar bersih. Kita serius ingin tampil dengan wajah yang bersih demi meraih kepercayaan masyarakat," ujarnya dalam pernyataan pers yang diterima MONITOR, Rabu (14/2).

Seperti diketahui, kejadian OTT Subang ini berarti sudah ada 3 kader Partai Golkar yang terkena OTT saat momen pilkada, yaitu Cimahi, Jombang, dan Subang.

Menurut Nusron dengan kejadian ini, DPP akan kumpulkan calon paslon dari Partai Golkar, terutama paslon yang kader murni  partai dan petahana, supaya tidak memanfaatkan momentum pilkada sebagai dalih korupsi.

(jml)

Terpopuler