HUMANIORA

Membanggakan, Bahasa Indonesia Jadi Primadona di Negeri Piramid

ilustrasi gambar

MONITOR, Kairo - Bahasa Indonesia dinilai berpotensi mampu menjadi bahasa internasional. Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa Kemendikbud, Hurip Danu Ismadi. Ia tak menyangka, antusias mahasiswa asing di Universitas Al-Azhar Kairo untuk mempelajari bahasa Indonesia sangatlah tinggi.

Hal itu diketahuinya saat beberapa waktu lalu berkunjung ke universitas Islam tertua di dunia itu. Di sana, ia bertemu langsung dengan Dekan Fakultas Bahasa dan Terjemahan Universitas Al Azhar Kairo yang meminta Indonesia agar membuka program studi Bahasa Indonesia di universitas itu.

"Ini menandakan hal yang baik. Sebuah kehormatan bagi kita, karena universitas ini betul-betul memberikan penghormatan kepada bahasa Indonesia," ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Hurip, permintaan Universitas Al Azhar Kairo itu menjadi peluang yang baik bagi Indonesia untuk meningkatkan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Dengan membuka program studi Bahasa Indonesia di Universitas Al Azhar Kairo, bahasa Indonesia akan bisa dipelajari oleh mahasiswa asing dari 120 negara.

"Ada sekitar 400.000 mahasiswa yang belajar di sana," tutur Hurip.

Ia juga menjelaskan, saat ini Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud sudah membuka Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Universitas Al Azhar Kairo. Sekitar 600 mahasiswa telah mendaftar sebagai peserta BIPA di sana, padahal kapasitas yang tersedia hanya untuk 90 orang.

"Mahasiswa-mahasiswa (peserta BIPA) tersebut sangat cerdas. Dalam tiga bulan belajar, mereka bisa langsung bercerita dengan cerita rakyat yang diunggah di laman Badan Bahasa," ujar Hurip.

(tsar)

Terpopuler