OLAHRAGA

Atletnya Ditolak Main di Olimpiade, Rusia Akan Tempuh Jalur Pengadilan

Ilustrasi para atlet Rusia

MONITOR, Novogorsk - Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan membuat keputusan pada Desember nanti apakah atlet Rusia akan diizinkan untuk bersaing di Olimpiade 2018 setelah mereka dilarang mengikuti Olimpiade pada 2016.

Terkait itu, Wakil Perdana Menteri Rusia Vitaly Mutko mengatakan pihaknya akan terus mendukung atletnya dan akan pergi ke pengadilan sipil jika mereka terus dilarang menghadiri pesta olahraga ini. 

Sebelumnya, Pemain ski Rusia, Alexander Legkov dan Yevgeny Belov ditemukan telah melanggar peraturan anti-doping saat Olimpiade Musim Dingin di Sochi pada tahun 2014.

Keduanya pun telah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk diakreditasi dalam semua pertandingan oleh Komite Olimpiade Internasional.

Namun, Vitaly menuturkan bahwa kedua atlet kebanggaan negaranya itu adalah orang jujur dan tidak pernah melanggar ketentuan Komite Olimpiade Internasional.

Lebih lanjut, Vitaly mengingatkan agar pihak komite bertindak jujur dalam melakukan pekerjaannya. Sebab, olahraga berbeda dengan perang dan politik.

Rusia, sambung Wakil Perdana Menteri itu, akan terus mendukung dan mengupayakan keikutsertaan kedua atletnya tersebut melalui jalur pengadilan sipil.

"Masalah apa yang ada dengan Belov? Saya tidak tahu, mereka benar-benar atlet yang jujur. Orang harus jujur, jika tidak olahraga akan berubah menjadi senjata politik Kami akan mendukung atlet Rusia Jika ini berlanjut, kita akan pergi ke pengadilan sipil ,” ujarnya seperti dikutip sputnik, Selasa (7/11).

(ah)

Terpopuler