EKONOMI

Nilai Tukar Rupiah Menguat

Ilustrasi gambar

MONITOR, Jakarta – Pada hari Rabu pagi, nilai tukar rupiah dalam transaksi antar bank di Jakarta naik sebesar delapan poin. Kenaikan ini menjadi Rp13.507 per dolar AS.

Ketidakpastian mengenai rencana reformasi pajak Amerika Serikat ini membuat sebagian pelaku pasar keuangan menahan transaksi aset berdenominasi dolar AS sehingga memicu koreksi pada dolar AS. Hal ini disampaikan Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, seperti diwartakan Antara.

"Belum adanya kejelasan mengenai pembahasan reformasi sistem perpajakan AS dan tenggat waktu yang dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan peraturan itu direspons negatif pelaku pasar," katanya.

Menurutnya, sebagian pelaku pasar kembali melirik aset di negara-negara berkembang seperti Indonesia sehingga rupiah bisa kembali menguat nilainya terhadap dolar AS.

Ia pun menegaskan bahwa kendati pertumbuhan ekonomi Indonesia selama triwulan III 2017 di bawah estimasi dan posisi cadangan devisa Indonesia akhir Oktober 2017 lebih rendah dari bulan sebelumnya, namun pelaku pasar optimistis fundamental ekonomi nasional ke depan masih baik sehingga aset berdenominasi rupiah masih cukup menarik untuk diakumulasi.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan masih tetap terjaga," katanya.

(tsar)

Terpopuler