HUMANIORA

Kilas Balik Tiga Peristiwa Mengerikan di Tanggal 13 November

ilustrasi gambar

MONITOR - Tanggal 13 November menyimpan banyak peristiwa masa lampau yang terjadi di berbagai belahan dunia. Meski tidak dipatenkan secara resmi, namun perlu dicatat bahwa ada banyak tragedi yang terjadi pada tanggal tersebut.

Dari serangkaian peristiwa, Monitor hanya akan melansir tiga peristiwa 'berdarah' yang terjadi di masa ini. Berikut ini ulasannya.

1887 - Peristiwa Bloody Sunday (Minggu Berdarah) di Trafalgar Square, London.

Peristiwa bloody sunday di inggris pada tahun 1887 ini terjadi di Trafalgar Square, yaitu sebuah lapangan alun-alun kota yang terletak tengah Kota London. Sebuah tempat yang sebelumnya bernama King William the Fourth's Square, kemudian diganti menjadi Trafalgar Square sebagai upaya untuk mengenang pertempuran Trafalgar yang memenangkan Angkatan Laut Inggris dalam perang Napoleon.

Dalam peristiwa ini, sekelompok massa melakukan aksi demonstrasi di Trafalgar Square, untuk menentang aksi represif Britania terhadap irlandia. Sumber menyebutkan, pada 13 November 1887 ini terjadi penyerangan oleh pihak keamanan Inggris terhadap pertemuan yang dilakukan oleh kaum sosialis Inggris di Trafalgar Square.


1998 - Tragedi Semanggi I.

Tragedi Semanggi merupakan bentuk protes masyarakat terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil. Pada Jumat, 13 November 1998 silam, para mahasiswa dan masyarakat bergabung dengan mahasiswa yang telah berkumpul di kampus Universitas Atma Jaya Jakarta dan melakukan long march menuju daerah Semanggi dan sekitarnya.

Saat itu, aparat telah menutup akses Jalan Sudirman sejak malam hari dan pagi hingga siang harinya. Dengan jumlah yang banyak, aparat mengepung demonstran dari dua arah sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dengan menggunakan kendaraan lapis baja. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 17 warga sipil meregangkan nyawa.


2015 - Penembakan dan peledakan di Paris, Perancis.

Pada malam hari tanggal 13 November 2015 lalu, serangkaian serangan teroris terencana melakukan serangkaian aksi mulai dari penembakan massal, bom bunuh diri hingga penyanderaan di Paris, Perancis dan Saint-Denis, kota pinggiran sebelah utara. 

Sejak pukul 21:16 CET, terjadi enam penembakan massal dan tiga bom bunuh diri terpisah dekat Stade de France. Serangan paling mematikan terjadi di teater Bataclan, lokasi penyanderaan dan tembak-menembak antara pelaku dan polisi yang berakhir pukul 00:58 tanggal 14 November.

Dalam insiden ini, sedikitnya 129 orang tewas, 89 di antaranya di teater Bataclan. 352 orang lainnya cedera dalam serangan ini, termasuk 99 penderita luka serius.

(tsar)

Terpopuler