NASIONAL

Pelaku Pembakaran Polres Dharmasraya Terlibat ISIS? Ini Kata Pengamat

Markas Polres Dharmasraya di Medan dibakar dua orang tersangka teroris

MONITOR, Jakarta - Polisi masih menelusuri motif aksi penyerangan dan pembakaran Markas Polres Dharmasraya di Medan pada Minggu (12/11) lalu. Diketahui, aksi teror itu dilakukan oleh dua orang yakni Eka Fitria Akbar (24 tahun) dan Enggria Sudarmadi (25 tahun). Kedua warga Muaro Bungo dan Merangin, Jambi, ini tewas saat di lokasi saat mencoba melawan aparat kepolisian saat hendak ditangkap.

Terkait aksi ini, pihak berwenang saat ini masih mendalami keterkaitan pelaku dengan kelompok ekstrimis ISIS. Sebab berdasarkan barang bukti, polisi mengetahui Eka adalah bagian dari Jamaah Ansor Daulah (JAD), salah satu jaringan ISIS di Indonesia. Kelompok ini menganggap polisi adalah thogut yang menjadi musuh mereka.

Pengamat terorisme Maarif Institute, Saifuddin Zuhri, pun angkat bicara. Zuhri mengaku masih meragukan motif Eka atas tindakan yang dilakukannya. Secara ideologis, Eka seharusnya menyasar terlebih dahulu orang tuanya yang merupakan aparat kepolisian juga.

"Kalau lihat alasan ideologis, sederhananya jika pemahaman Eka membakar Polres karena representasi atas penjaga negara thogut, kenapa tidak orangtuanya yang dijadikan sasaran," ujar Zuhri kepada Monitor, Selasa (14/11).

Apalagi menyinggung jaringan JAD, Zuhri menyatakan polisi masih belum bisa memastikan secara valid keterlibatan Eka dalam kelompok tersebut.

"Eka ikut jejaring mana, masih blm clear. Jika dikaitkan dengan JAD, itu belum valid. Hanya asumsi dasar dari peta wilayah (Jambi)," terang Dosen Universitas Krisnadwipayana ini.

(tsar)

Terpopuler