NASIONAL

Politisi Demokrat : Radikalisme Tumbuh Akibat Sistem Demokrasi Liberal Ekstrem

Ilustrasi Khotibul Umam Wiranu, Anggota DPR / MPR RI F-Demokrat

MONITOR, Jakarta - Mencuatnya pandangan radikalisme pada masyarakat di beberapa daerah seperti temuan hasil survei Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), akibat sistem demokrasi liberal ekstrem yang diterapkan di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Politisi Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu, terkait tingginya pandangan radikalisme masyarakat Indonesia, terutama yang ada 5 daerah yaitu Bengkulu, Lampung, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Utara sesuai hasil survei BNPT Tersebut.

Menurut Umam, demokrasi liberal ekstrim akan menimbulkan ekstrimitas yang lain, salah satunya adalah radikalisme dalam agama, yang diistilahkannya sebagai unintended consequences atau konsekuensi yang tak terperhitungkan.

"Ini konsekuensi logis dari demokrasi liberal ekstrim yang sudah menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia," kata Anggota Komisi VIII DPR RI ini saat dihubungi MONITOR, Selasa (29/11).

Untuk menanggulangi dan mengantisipasi pandangan ekstrim radikalisme, perlu peran serta bersama antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu caranya meninggalkan praktek demokrasi liberal ekstrim, baik pada kehidupan ekonomi, sosial, maupun politik.

"Ini tanggungjawab negara (pemerintah), dan masyarakat secara bersama. Salah satu caranya praktek demokrasi liberal ekstris harus mulai ditinggalkan dalam kehidupan ekonomi, sosial dan politik," pungkasnya.

(azn)

Terpopuler