Memprihatinkan! 11 Pilkada Serentak 2018 Potensial Lawan Kotak Kosong

Ilustrasi

MONITOR, Jakarta - Pilkada serentak tahun 2018, potensi calon tunggal terjadi di 11 wilayah, yaitu: Kabupaten Lebak, Kabupaten Tapin, Kota Prabumulih, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Mamberano Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Direktur Bhinneka Institute Ridwan Darmawan menilai munculnya 11 pasangan calon hanya melawan kotak kosong memiliki tiga indikasi. 

Indikasi pertama,  gagalnya pengkaderan partai politik dalam menyiapkan kader-kader terbaiknya di suatu daerah untuk muncul dan maju sebagai calon kepala daerah. 

Kedua, setelah gagal menciptakan kader-kadernya di wilayah, partai akhirnya bersikap instan,  mengambil tokoh yang sudah populer, punya uang,  lebih-lebih yang sudah memegang infrastruktur atau jabatan politik. 

"Makanya tidak heran jika parpol berbondong-bondong mencalonkan calon petahana," katanya. 

Ketiga, realistis. Pada akhirnya,  di penghujung masa pendaftaran, partai politik bersikap realistis dengan realita politik yang ada, guna memenuhi pencalonan di daerah, agar tidak ketinggalan gerbong kereta koalisi. 

Akan tetapi,  Ridwan menilai peristiwa ini jangan sampai dibiarkan larut,  karena bisa menciptakan dinasti, korupsi,  dan partisipasi politik yang rendah di masyarakat. Di beberapa partai politik sudah terdapat pelatihan kader, dari pemula hingga utama. 

"Tinggal dimaksimalkan, dikuatkan konsepnya, dan yang utama adalah konsisten, " pungkasnya.

(jml)

Terpopuler