Pandeglang, Lumbung Pangan Banten

Bentangan sawah di Desa Sinarwangi, Kec. Mandalawangi, Kab. Pandeglang

MONITOR, Pandeglang - Sejak tahun 2016, Pandeglang dikenal sebagai sentra produksi padi terbesar di Provinsi Banten, lantaran terus menerus melakukan panen tiap hari. Produksi padi di wilayah ini, tercatat mampu menyuplai sekitar 30.61 persen dari total produksi padi di Provinsi Banten.

Panen hari ini dilakukan di dua titik di Kec. Mandalawangi. Titik pertama adalah panen di Poktan Cahaya Rahmat 1 dan 2 yang berada di Desa Sirnagalih. Di lahan ini, terbentang hamparan panen seluas 50 ha.  

Kementerian Pertanian mencatat, produktivitas yang dihasilkan pun sekitar 4 - 4.5 ton/ha GKP dengan harga jual sekitar Rp. 4.500/kg. Meski produksi yang dihasilkan tidak tinggi, namun serangan OPT pada pertanaman di wilayah ini sangat rendah berkat kesigapan petani dan petugas POPT di lapangan. Akibatnya, hasil produksi masih tetap memadai, yaitu sekitar 200 - 225 ton.

Selanjutnya untuk panen kedua dilakukan di Poktan Sidomuncul, Desa Curug Lemo. Luas panen di wilayah ini mencapai 15 ha dengan tingkat produktivitas yang sama dengan lokasi panen 1. Petani di kedua lokasi tersebut menikmati harga jual GKP Rp. 4.500/kg. 

Dengan harga tersebut, pendapatan yang diterima petani masih cukup baik. Oleh karena itu, petani sangat khawatir harga akan anjlok bila terjadi impor. 

Panen di Pandeglang masih akan terus berlangsung di sejumlah titik. Ini semakin menunjukkan, eksistensi Pandeglang sebagai lumbung pangan Banten.

(tsar)

Terpopuler